Pengertian Organisasi

Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

    Fungsi/Peran Administratif

Administrator, secara umum, terlibat dalam suatu set umum berfungsi untuk memenuhi tujuan organisasini “fungsi” dari administrator digambarkan oleh Henri Fayol sebagai “5 elemen administrasi” (dalam huruf tebal di bawah).


  • Perencanaan adalah memutuskan terlebih dahulu apa yang harus dilakukan, bagaimana melakukannya, kapan harus melakukannya, dan siapa yang harus melakukannya. Itu peta jalan dari tempat organisasi adalah untuk mana ia ingin menjadi. Fungsi perencanaan meliputi menetapkan tujuan dan mengaturnya dalam urutan logis. Administrator terlibat baik dalam berbagai-pendek dan perencanaan jangka panjang.
  • Pengorganisasian melibatkan identifikasi tanggung jawab yang harus dilakukan, pengelompokkan tanggung jawab ke departemen atau divisi, dan menetapkan hubungan organisasi. Tujuannya adalah untuk mencapai upaya yang terkoordinasi antara semua elemen dalam organisasi (Koordinasi). Pengorganisasian harus memperhitungkan rekening pendelegasian wewenang dan tanggung jawab dan rentang kendali dalam unit pengawasan.
  • Staffing berarti mengisi posisi pekerjaan dengan orang yang tepat pada waktu yang tepat. Ini melibatkan menentukan kebutuhan kepegawaian, menulis deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan penyaringan orang untuk mengisi posisi.
  • Mengarahkan (Komandan) adalah memimpin orang dengan cara yang mencapai tujuan organisasi. Ini melibatkan tepat alokasi sumber daya dan menyediakan sistem dukungan yang efektif. Mengarahkan memerlukan keterampilan interpersonal yang luar biasa dan kemampuan untuk memotivasi orang. Salah satu isu penting dalam mengarahkan adalah untuk menemukan keseimbangan yang benar antara penekanan pada kebutuhan staf dan penekanan pada produksi ekonomi.
  • ‘Mengawasi’ adalah fungsi yang mengevaluasi kualitas di semua wilayah dan mendeteksi atau potensi penyimpangan aktual dari organisasi rencananya. Hal ini menjamin kinerja berkualitas tinggi dan hasil yang memuaskan dengan tetap menjaga lingkungan yang tertib dan bebas masalah. Pengendalian meliputi manajemen informasi, pengukuran kinerja, dan institusi tindakan korektif.
  • . Penganggaran, dikecualikan dari daftar di atas, menggabungkan sebagian besar fungsi administratif, dimulai dengan pelaksanaan rencana anggaran melalui penerapan anggaran kontrol.

1.      Tata usaha dan perannya bagi manajemen

tata usaha sebagai aktivitas administrasi adalah suatu kegiatan untuk mengadakan pencatatan dan penyusunan keterangan-keterangan dengan secara efektif dan efisien dengan menggunakan sarana dan prasarana sehingga keteranganketerangan itu dapat dipergunakan secara langsung sebagai bahan informasi baik bagi pimpinan organisasi yang bersangkutan ataupun dapat dipergunakan oleh pihak luar organisasi yang membutuhkan.

Berdasarkan hal tersebut diatas, administrasi ialah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Jadi administrasi adalah penyelenggaraannya, dan manajemen adalah orang-orang yang menyelenggarakan kerja. Maka kombinasi dari keduanya adalah penyelenggaraan kerja yang dilakukan oleh orang-orang secara bersama-sama (kerjasama) untuk mencapai tujuan yang yang telah ditetapkan.

Supaya terjadi kerjasama untuk mencapai tujuan, diperlukan proses penggerakan. Proses penggerakan dalam Administrasi disebut Manajemen. Dengan demikian Administrasi mencapai tujuan melalui Manajemen. Kemudian, agar kegiatan kerjasama tersebut berhasil dengan baik dan mencapai tujuan maka dibutuhkan sebuah wadah, kerangka, atau struktur. Wadah, kerangka, atau struktur dimana kerjasama dilakukan disebut Organisasi.</span>