v  Definisi Administrasi

Dalam pengertian yang luas menurut Musanef (1996) dalam bukunya Manajemen Kepegawaian di Indonesia menyebutkan bahwa administrasi adalah kegiatan sekelompok manusia melalui tahapan-tahapan yang teratur dan dipimpin secara efektif dan efisien, dengan menggunakan sarana yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan Dalam implementasinya, administrasi berkembang dan mempunyai tugas-tugas yang biasa disebut sebagai fungsi administrasi sebagaimana yang dikemukakan oleh para ahli seperti Henry Faysol Ilmu yang mempelajari proses kegiatan kerjasama manusia untuk mencapai tujuan yang ditentukan adalah ilmu Administrasi.

                  Pengertian Administrasi dalam bahasa Indonesia ada 2 (dua) :

µ       Administrasi berasal dari bahasa Belanda, Administratie yang merupakan pengertian Administrasi dalam arti sempit, yaitu sebagai kegiatan tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik, menggandakan, dan sebagainya). Kegiatan ini dalam bahasa Inggris disebut : Clerical works (FX.Soedjadi,1989).

µ       Administrasi dalam arti luas, berasal dari bahasa Inggris Administration , yaitu proses kerjasama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan (S.P. Siagian, 1973).

Berdasarkan hal tersebut diatas, administrasi ialah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Jadi administrasi adalah penyelenggaraannya, dan manajemen adalah orang-orang yang menyelenggarakan kerja. Maka kombinasi dari keduanya adalah penyelenggaraan kerja yang dilakukan oleh orang-orang secara bersama-sama (kerjasama) untuk mencapai tujuan yang yang telah ditetapkan.

 

1.      Jenis-jenis administrasi

Ø  Sentralisasi administrasi

Untuk masing-masing keluarga, semua replika perusahaan dikuasai oleh replika di lokasi hub. Administrator di situs hub menjaga semua replika dan semua pola sinkronisasi dan jadwal. Ini administrator memiliki izin untuk mengakses server replika pada seluruh lokasi.

Keuntungan :

µ       Perusahaan Anda tidak perlu menyewa seorang administrator multisite untuk setiap situs.

µ       Lebih mudah untuk memastikan bahwa jadwal tidak konflik.

Kekurangan:

µ       Beberapa prosedur administratif memerlukan replika yang akan menguasai diri.

 

Ø  Individu administrasi

Dengan administrasi individu, setiap replika menguasai diri dan ada administrator di setiap situs. Administrator bertanggung jawab untuk menciptakan dan memelihara replika, pola sinkronisasi, dan jadwal sinkronisasi pada situs mereka.

Keuntungan :

µ       Tidak ada perubahan penguasaan yang diperlukan ketika seorang administrator perlu mengubah properti replika.

µ       Administrator dapat memastikan bahwa Multisite prosedur administrasi tidak bertentangan dengan administrasi Rational ClearCase.

Kekurangan:

µ       Seorang administrator Multisite yang diperlukan pada setiap situs.

µ       Komunikasi antara administrator bisa sulit jika perusahaan memiliki situs di zona waktu beberapa.

 

Ø  Semi-sentralisasi administrasi

Anda juga dapat memiliki pemerintahan semi-terpusat. Misalnya, situs dengan upaya pengembangan besar telah Multisite administrator lokal, dan tanggung jawab untuk mengelola situs yang lebih kecil didistribusikan antara administrator Multisite.

 

2.      Apa yang dimaksud administrasi Negara dan bisnis

Ø  Administrasi Negara

a.       Menurut M/E Dimock Dan G.O Dimock mengatakan bahwa :

Administrasi Negara merupakan suatu bagian dari administrasi umum yang mempunyai lapangan yang lebih luas, yaitu suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana lembaga – lembaga mulai dari suatu keluarga hingga perserikatan bangsa – bangsa disusun, digerakkan dan dikemudikan.

b.      Bachsan Mustafa, SH; administrasi Negara adalah sebagai gabungan jabatan – jabatan yang dibentuk dan disusun secara bertingkat yang diserahi kepada badan – badan pembuat undang – undang dan badan – badan kehakuman.

c.       Wilson 1987, administrasi sebagai ilmu. Pemikiran tentang supremasi kepemimpinan pejabat politik atas birokrasi itu timbul dari perbedaan fungsi antara politik dan administrasi, dan adanya asumsi tentang superioritas fungsi – fungsi politik administrasi. Slogan klasik pernah juga ditawarkan manakala fungsi politik berakhir maka fungsi administrasi itu mulai, when politic end, administration begin – Wilson 1941.

d.      John M. Pfiffer dan Robert V, Administrasi Negara adalah suatu proses yang bersangkutan dengan pelaksanaan kebijaksanaan – kebijaksanaan pemerintah, pengarahan kecakapan dan teknik – teknik yang tidak terhingga jumlahnya, memberikan arah dan maksud terhadap usaha sejumlah orang.

e.       Administrasi Negara adalah segenap proses penyelenggaraan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah suatu Negara, untuk mengatur dan menjalankan kekuasaan Negara, guna menyelenggarakan kepentingan umum.

 

f.       Menurut Prof. Dr. Prajudi Atmosudirdjo mengatakan bahwa :

Administrasi Negara adalah fungsi bantuan penyelenggaraan dari pemerintah artinya pemerintah (pejabat) tidak dapat menunaikan tugas – tugas kewajibannya tanpa Administrasi Neara.

g.      Menurut Utrecht dalam bukunya “Pengantar Hukum Administrasi Negara” mengatakan bahwa :

Administrasi Negara adalah gabungan jabatan (compleks van kambten) “Apparaat” (alat) Administrasi yang dibawah pimpinan Pemerintah (Presiden yang dibantu oleh Menteri) melakukan sebagian dari pekerjaan Pemerintah (tugas pemerintah, overheidstak) fungsi administrasi yang tidak ditugaskan kepada badan – badan pengadilan, badan legeslatif (pusat) dan badan pemerintah (overheidsorganen) dari persekutuan – persekutuan hukum (rechtsgemeenschappen) yang lebih rendah dari Negara (sebagai persekutuan hukum tertinggi) yaitu badan – badan pemerintah (bestuurorganeen) dari persekutuan hukum Daerah Swantatra I dan II dan Daerah istimewa, yang masing – masing diberi kekuasaan untuk berdasarkan suatu delegasi dari Pemerintah Pusat (Medebewind) memerintah sendiri daerahnya.

h.      Menurut Dwight Waldo menyatakan bahwa administrasi Negara mengandung dua pengertian yaitu :

µ       Administrasi Negara yaitu organisasi dan manajemen dari manusia dan benda guna mencapai tujuan – tujuan pemerintah.

µ       Administrasi Negara yaitu suatu seni dari ilmu tentang manajemen yang dipergunakan untuk mengatur urusan – urusan Negara.

 

Kalau definisi – definisi diatas dikaji secara seksama, dapat dikemukakan beberapa pokok pikiran bahwa :

a. Administrasi Negara adalah merupakan proses kegiatan yang bersifat penyelenggaraan.

b. Administrasi Negara disusun untuk mengatur kerja sama antar bangsa.

c. Administrasi Negara diselenggarakan oleh aparatur pemerintah dari suatu Negara.

d. Administrasi Negara diselenggarakan untuk kepentingan umum.

 

Ø  Administrasi Bisnis

Dalam bisnis , administrasi terdiri dari kinerja atau manajemen operasional bisnis dan dengan demikian membuat atau melaksanakan suatu keputusan besar. Administrasi dapat didefinisikan sebagai proses universal mengorganisir orang dan sumber daya secara efisien sehingga untuk aktivitas langsung menuju tujuan umum dan tujuan.

Kata ini berasal dari bahasa Inggris Tengah administracioun kata, yang pada gilirannya berasal dari Perancis administrasi, itu sendiri berasal dari bahasa Latin administratio – sebuah peracikan iklan (“untuk”) dan ministratio (“memberikan pelayanan”).

Administrator dapat berfungsi sebagai judul dari manajer umum atau perusahaan sekretaris yang melaporkan ke perusahaan dewan direksi . Judul ini kuno , namun, dalam banyak perusahaan, fungsi ini, bersama-sama dengan yang terkait Keuangan, Personil dan sistem manajemen informasi layanan, adalah apa yang dimaksudkan ketika “istilah” administrasi digunakan.

Dalam beberapa organisasi analisis, manajemen dipandang sebagai bagian dari pemerintahan, khususnya yang berhubungan dengan duniawi dan unsur-unsur teknis dalam operasi organisasi. Berdiri berbeda dari pekerjaan eksekutif atau strategis.

Dalam analisis organisasi lain, pemerintah dapat mengacu pada birokrasi atau operasional kinerja biasa kantor tugas, biasanya internal berorientasi dan reaktif daripada proaktif.

About these ads